Butiran airmata terinfeksi cinta
menggulir jatuh satu-satu mengotori pipi lelaki.
Cengeng....! rintihnya.
Semakin diusap semakin deras semakin basah membanjir.
Cengeng....??? tanyanya.
Tes…tes…tes…
Setitik sombong yang tua, lelah dan terluka, duduk di sudut hati kecilnya.
Tapi aku bukan banci..!!!! teriaknya.
Memang bukan, kanda!
engkau hanya seorang laki-laki…
03 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar