Sang waktu begitu cepat berlalu
Ia terus berlalu
Sang waktu telah mengukir sebuah kenangan
Kenangan yang selalu menghampiriku
Yang mampu menumpahkan segala lara
Aku pernah kehilangan
Dan sekarang kehilangan tuk kesekian kalinya
Apa mungkin aku bisa mendapatkan rasa itu
Bahkan tuk sekedar rasa
Melihatmu… memelukmu…merawatmu
Tak pernah ku merasakannya
Meski bukan bunda kandungku
Kuingin ingin dapat semua rasa itu
Sang waktu tak mampu menghilangkannya dari ingatan
Berharap ini hanya sebuah mimpi
tapi...ini nyata
Kenyataan pahit yang harus ku terima
Kenapa bunda pergi tanpa kembali?!
Aku selalu berharap bunda kembali
Tapi aku sadar itu mustahil
Kini aku hanya bisa merelakan mu
Walau berat hati
Pergilah bunda....
Pergilah dengan senyuman terakhir untuk anak-anakmu
Selamat jalan bunda
Maafkan atas kesalahan Ay
Do'a Ay selalu teriring tuk bunda
09 September 2008
Langganan:
Postingan (Atom)
