19 Mei 2008

Harapan Bodoh


Apa kau ingat waktu gadis itu datang untuk pertama kalinya,

Jauh-jauh hanya sekedar tuk temui dirimu

Gadis yang polos, gadis yang sederhana

tiada tau apa-apa, tiada dosa


Ingatkah kau akan hal itu…???


Kau telah menghancurkan sebagian dari hidupnya,

Kau telah merubah apa yang ada pada dirinya


Haruskah dia menangis, meratapi semuanya…???

Tidak…Dia gadis yang tegar.

Hati dan perasaannya masih sama

Masih murni, masih begitu sempurna hanya untukmu

Meski sekarang kata-katanya tak lagi mampu menembus hatimu

Dia punya impian


Hanya di kesunyiannya lah kau jadi miliknya
hanya di tidurnya kau jadi mimpinya

Sekarang, esok, dan hari-hari berikutnya
tak ada lagi dirimu dalam kesunyiannya.

Hanya kilauan cahaya putih masa lalu yang berterbangan
yang seiring waktu akan jatuh padam dengan sendirinya.
Terlalu senang dan bodoh dia berkorban
termakan oleh wewangian dan taman bunga yang indah
yang tak tahu di dalamnya banyak lebah.


Sadarnya terbangun,
lelah, lelah dan sia-sia
ketika sebuah pengorbanan tak dibalas dengan indah.
Dia tak lari, dia tak sembunyi dan dia tak marah
karena dia belum merasa lebih baik dari yang terbaik
dan pasti akan jadi yang terbaik

Tidak ada komentar:

Powered By Blogger

Pengikut