
Apa kau ingat waktu gadis itu datang untuk pertama kalinya,
Jauh-jauh hanya sekedar tuk temui dirimu
Gadis yang polos, gadis yang sederhana
tiada tau apa-apa, tiada dosa
Ingatkah kau akan hal itu…???
Kau telah menghancurkan sebagian dari hidupnya,
Kau telah merubah apa yang ada pada dirinya
Haruskah dia menangis, meratapi semuanya…???
Tidak…Dia gadis yang tegar.
Hati dan perasaannya masih sama
Masih murni, masih begitu sempurna hanya untukmu
Meski sekarang kata-katanya tak lagi mampu menembus hatimu
Dia punya impian
Hanya di kesunyiannya lah kau jadi miliknya
hanya di tidurnya kau jadi mimpinya
Sekarang, esok, dan hari-hari berikutnya
tak ada lagi dirimu dalam kesunyiannya.
Hanya kilauan cahaya putih masa lalu yang berterbangan
yang seiring waktu akan jatuh padam dengan sendirinya.
Terlalu senang dan bodoh dia berkorban
termakan oleh wewangian dan taman bunga yang indah
yang tak tahu di dalamnya banyak lebah.
Sadarnya terbangun,
lelah, lelah dan sia-sia
ketika sebuah pengorbanan tak dibalas dengan indah.
Dia tak lari, dia tak sembunyi dan dia tak marah
karena dia belum merasa lebih baik dari yang terbaik
dan pasti akan jadi yang terbaik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar